Banyak yang bilang bersyukur itu termasuk Toxic Positivity. Dan pasti banyak dari kita yang belum tahu apa sih Toxic Positivity itu? Kira-kira contoh serta ciri-ciri dari Toxic Positivity itu seperti apa, ya?

Toxic Positivity itu dapat memberikan dampak untuk diri kita sendiri dan juga untuk orang di sekitar kita. Dan terkadang tanpa kita sadari kita sudah melakukan hal tersebut ke orang lain. Pelajaran baru yang kita ambil dari hal itu, terkadang kalimat positif dapat menghentikan seseorang untuk mengeluarkan perasaan yang sedang ia rasakan. Kalimat-kalimat yang kita ucapkan dengan tujuan baik yakni untuk menenangkan atau menghibur, tapi sekali lagi kita harus mengetahui bahwa hal seperti itu akan menjadi hal yang negatif.

Apakah kamu tahu bahwa orang yang berada didalam Toxic Positivity akan cenderung menolak perasaan negatif seperti sedih, kecewa, marah, atau hal hal semacamnya. Sebenarnya, perasaan emosi dan marah harus kita ekspresikan lho. Perlu diingat, ada beberapa emosi negatif yang emang tidak boleh untuk ditahan dan harus diekspresikan lho. Karena itu, daripada kalian ngasih komentar yang judgemental, harus dicoba untuk berempati ya, Hopeful People!

Semoga bermanfaat 😊

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s